Facebook Berwarna Biru Karena Zuckerberg Buta Warna

Monday, July 13th 2015. | BUTA WARNA

Mark-Zuckerberg-Buta-Warna1Selama ini buta warna dan buku ishihara merupakan sebuah momok yang amat parah bagi penyandangnya. Padahal, apakah buta warna semenakutkan itu? Sebenarnya tidak. Jika kita bisa memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita, entah itu dengan berjuang mempelajari buku ishihara dan paket terapinya, ataupun memaksimalkan potensi terpendam dari dalam diri kita. Bisa menjadi pengusaha, maupun memupuk potensi berdagang kita. Seperti orang yang satu ini.

Adalah CEO Facebook, Mark Zuckenberg yang mendobrak hal itu. Ya, ternyata pendiri Facebook adalah seorang yang buta warna yang ternyata juga merasa agak kesulitan saat dia tes masuk ke universitas tempat dia kuliah. Hehe, kaget ya kalo Mark Zuckerberg ternyata buta warna parsial lho. Namun itu sama sekali tidak menghalangi dia untuk sukses.

Facebook diberikan warna biru karena memang hanya warna itu yang bisa dilihat oleh Mark dengan sejelas – jelasnya. Simple saja katanya,” Ya, aku memberikan sentuhan warna biru pada Facebook karena aku memang suka warna biru dan paling jelas melihat warna itu.” Ini dikutip NEXTREN portal berita USA. (30/6/2015).

Biru memberikan kesan tenang, kredibel, dan bisa diandalkan. Itu pula sebabnya warna biru banyak dipakai oleh sejumlah perusahaan lain untuk logo masing-masing. Luar biasa pilihan Mark Zuckerberg. Dan memang sangat simpel, karena dia suka warna biru dan hanya warna biru-lah yang paling jelas dia llihat.

Selain Facebook, perusahaan-perusahaan IT lain yang sama-sama memilik warna biru termasuk Dell, AT&T, Twitter, IBM, HP, hingga Vimeo. Kamu mungkin juga memperhatikan bahwa tautan hyperlink di laman web bernama biru. Tapi alasan pemilihan warna biru dalam hal ini sama sekali berbeda dari di atas. Dulu, salah satu peramban tertua yang bernama Mosaic hanya bisa menampilkan teks berwarna hitam di atas latar belakang abu-abu.

So apakah buta warna masih menjadi penghalang kalian untuk sukses, kemudian masih melemahkan kalian untuk maju. Semua itu pilihan, apakah kalian mau sukses atau hanya meratapi nasib di rumah tanpa ada gairah menatap kehidupan.

tags: , ,